Tak menyangka kepulan asap di bukit jadi bibit kebakaran besar Los Angeles, warga Palisades ini unggah momen before dan after kejadian

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 21 Januari 2025 | 08:39 WIB
Foto awal terjadinya kebakaran di Pacific Palisades, Los Angeles (Instagram.com/lifedesignedhappy)
Foto awal terjadinya kebakaran di Pacific Palisades, Los Angeles (Instagram.com/lifedesignedhappy)

GENMILENIAL.ID - Hampir 2 minggu dari pertama kali api muncul hingga saat ini masih berada dalam penanganan pihak terkait.

Palisades Fire terjadi pada Selasa, 7 Januari 2025 pukul 10:30 siang waktu setempat dan setelahnya membuat beberapa titik api besar lainnya bermunculan.

Angin Santa Ana yang bertiup makin membuat nyala api terus berkobar hingga lebih dari 12.300 bangunan luluh lantak.

Sebuah postingan di Instagram di akun @lifedesignedhappy mengunggah momen awal asap mengepul di perbukitan.

Baca Juga: Sorotan Deddy Corbuzier ke siswa yang nilai menu Makan Bergizi Gratis ‘gak enak’ hingga permintaan maaf Prabowo ke anak yang belum nikmati MBG

Video yang diunggah pada Jumat, 17 Januari itu menunjukkan kondisi tempat tinggalnya.

Asap hitam terlihat di perbukitan pada pagi hari

Di awal video, ia menuliskan kalau kebakaran dan gempa bumi adalah hal yang biasa terjadi di California Southern.

“7 Januari 2025, 10:57 pagi, Palisades Fire muncul di bukit, saya ada di El Medio Bluffs, tidak ada tanda-tanda kalau rumah saya dalam bahaya,” tulisnya.

Sambil berjalan-jalan untuk melihat sekelilingnya, ia menyadari kalau api mulai turun dalam waktu 10 hingga 15 menit.

Baca Juga: PT Dahana dan Dinkes Subang gelar sosialisasi risiko dan kerentanan HIV pada anak muda 

“Kenapa mereka tidak menyiram air di sana?” ucapnya dalam video itu sambil menyaksikan api yang makin berkobar menuruni bukit.

Api turun dengan cepat dari bukit

Setelah sebelumnya adalah kepulan asap, nyala merah membara dari api kemudian muncul.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X