Memasuki Ramadhan, Pemda Subang sebut stok kebutuhan pokok terjamin dan minta warga agar saling menghormati, yang tidak puasa jangan terang-terangan

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Minggu, 10 Maret 2024 | 10:39 WIB
 Pj Bupati Subang, Dr. Imran hadiri pelantikan PCNU Kabupaten Subang
Pj Bupati Subang, Dr. Imran hadiri pelantikan PCNU Kabupaten Subang

GENMILENIAL.ID - Pemerintah Daerah Kabupaten Subang menyebut bahwa stabilitas harga dan stok kebutuhan pokok bagi masyarakat selama bulan Ramadhan di Kabupaten Subang terjamin.

Hal tersebut disampaikan oleh Pj Bupati Subang kepada para awak media usai dirinya turut dilantik menjadi salah satu mustasyar PCNU Kabupaten Subang masa bakti 2024-2029 pada Sabtu, 9 Maret 2024.

"Terkait dengan komoditas yang ada di Subang, sampai hari ini stoknya terjamin, kita buktikan bahwa sampai dengan hari ini juga, kemarin baru saja rapat terkait dengan persiapan bulan Ramadhan dan hari lebaran," kata Dr. Imran.

Baca Juga: Refleksikan kegelisahan perempuan, Mahasiswa GMNI gelar aksi pembagian mawar, teaterikal dan musikalisasi puisi

Dari hasil rapat tersebut, dari bulog sudah menyampaikan bahwa semuanya cukup, bahkan dari bulan februari inflasi di Kabupaten Subang sudah mulai menurun.

"Inflasi kita menurun dari 4,9 menjadi 4,5, Alhamdulillah nanti kita akan jaga terus dengan berbagai macam kegiatan operasi pasar maupun intervensi pasar sehingga harga-harga yang ada di pasaran bisa normal kembali," terangnya.

Dr. Imran juga berharap jelang bulan Ramadhan ini kondusifitas di Kabupaten Subang masih tetap terpelihara dan masyarakat dapat menjalankan Ibadahnya dengan baik dengan saling menghormati dan menghargai.

Baca Juga: Turut dilantik sebagai salah satu mustasyar PCNU Kabupaten Subang, Pj Bupati harap kerjasama yang optimal dalam membangun Subang

"Kita sesama warga masyarakat saling menghormati, saling menghargai selama penyelenggaraan ibadah puasa pada tahun ini dan hindari kegiatan-kegiatan yang bisa mengundang konflik, kita sudah menjaga selama penyelenggaraan pemilu sudah cukup stabil," paparnya.

Terkait warung-warung makan, kata Dr  Imran di Kabupaten Subang ada juga masyarakat non muslim, pemerintah daerah dalam hal ini punya kewajiban untuk memberikan kenyamanan juga kepada mereka yang non muslim.

"Kalau kita tutup warung semuanya, bagaimana dengan mereka yang bekerja dan tidak puasa, belum lagi ibu-ibu yang lagi halangan, makanya saya katakan hayu kita saling menghormati," tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X