Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa radiasi elektromagnetik yang dihasilkan oleh ponsel dapat dikategorikan sebagai 'mungkin karsinogenik bagi manusia'
Studi terbaru juga menunjukkan peningkatan risiko tumor otak dan saraf pada mereka yang menggunakan ponsel secara intensif selama lebih dari 10 tahun.
Namun, perlu dicatat bahwa mayoritas penelitian masih dalam tahap awal dan belum dapat memberikan hubungan sebab-akibat yang pasti.
Banyak ahli kesehatan menyatakan bahwa data yang ada masih belum cukup kuat untuk menarik kesimpulan definitif tentang dampak radiasi ponsel pada kesehatan anak-anak.
Baca Juga: Refleksi 5 Tahun Jimat Akur, Sekjen KIPP pertanyakan hasil evaluasi refleksi dan rekomendasinya
Meskipun demikian, langkah-langkah pencegahan perlu diambil untuk melindungi anak-anak dari potensi dampak buruk radiasi ponsel. Berikut beberapa langkah yang bisa diambil:
1. Batasi penggunaan ponsel
Tentukan batasan waktu yang wajar untuk penggunaan ponsel oleh anak-anak dan dorong mereka untuk menghabiskan lebih banyak waktu di luar ruangan atau terlibat dalam kegiatan fisik.
2. Gunakan headset atau speakerphone
Mendorong anak-anak untuk menggunakan headset atau speakerphone saat berbicara melalui ponsel, sehingga jarak antara ponsel dan kepala mereka lebih jauh.
3. Hindari tidur dengan ponsel
Anjurkan anak-anak untuk menjauhkan ponsel dari tempat tidur mereka saat tidur, mengingat paparan radiasi selama tidur bisa berlangsung dalam waktu yang lama.
Baca Juga: ESAI : Peran penting pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial
4. Pilih ponsel dengan tingkat radiasi yang lebih rendah
Beberapa ponsel memiliki tingkat radiasi yang lebih rendah daripada yang lain.