lifestyle

Pelukan hangat, bisa tingkatkan kesehatan mental

Sabtu, 25 Mei 2024 | 00:18 WIB
Ilustrasi (Pixabay_Mohamed_hassan)

Membangun koneksi dan rasa aman

Pelukan juga berperan dalam memperkuat ikatan sosial. Dalam konteks hubungan antar manusia, pelukan dapat menciptakan perasaan kedekatan dan kepercayaan.

Merasakan pelukan dari seseorang yang kita sayangi memberikan rasa dukungan dan keamanan.

Baca Juga: Purnawirawan TNI AD ini bicara terkait isu pengangguran di Subang, termasuk konsep ICBS, bagaimana Subang hadapi tantanganya ke depan?

Ini sangat penting dalam situasi krisis atau saat kita merasa kesepian. Keberadaan dukungan emosional yang kuat ini terbukti memperbaiki kesehatan mental seseorang secara keseluruhan.

Pelukan dalam terapi

Sejumlah terapis mulai mengintegrasikan pelukan dalam sesi terapi mereka.

Terapi pelukan, atau 'cuddle therapy,' menjadi semakin populer sebagai cara untuk membantu individu mengatasi trauma, kecemasan, dan depresi.

Terapi ini menekankan pentingnya sentuhan fisik yang aman dan penuh perhatian dalam proses penyembuhan.

Baca Juga: Hindari bencana, ini 8 langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga kelestarian alam

Pelukan di masa pandemi

Pandemi COVID-19 membawa tantangan unik dalam hal kontak fisik. Social distancing dan lockdown membuat banyak orang merindukan sentuhan fisik, termasuk pelukan.

Ketika pelukan menjadi langka, banyak orang mengalami peningkatan tingkat stres dan kecemasan.

Dalam situasi seperti itu, alternatif seperti pelukan diri sendiri atau menggunakan bantal khusus bisa menjadi solusi sementara untuk mengurangi dampak negatif dari kurangnya kontak fisik.

Pelukan hangat bukan sekadar gestur fisik, tetapi juga merupakan bentuk komunikasi emosional yang mendalam.

Halaman:

Tags

Terkini