Ini menimbulkan kekhawatiran serius tentang dampak psikologis dari kebiasaan ngevape, terutama pada populasi yang rentan seperti remaja.
Meskipun ada upaya untuk mengatur industri ngevape, termasuk larangan iklan yang ditujukan kepada remaja dan pembatasan penjualan kepada mereka yang di bawah usia legal, tantangan terus ada.
Industri vape terus berinovasi, menciptakan produk-produk yang semakin menarik bagi konsumen muda dan menyulitkan upaya-upaya pengendalian.
Dengan demikian, penting bagi masyarakat untuk menyadari tidak hanya potensi "kekinian" dari ngevape tetapi juga risiko yang terkait.
Edukasi yang tepat tentang bahaya kesehatan yang terkait dengan ngevape, bersama dengan upaya untuk memperkuat regulasi dan pengawasan industri, dapat membantu melindungi masyarakat dari konsekuensi yang merugikan dari kebiasaan ini.***