GENMILENIAL.ID - Pendaki dan pecinta alam seringkali menggunakan istilah 'hiking' dan 'trekking' secara bergantian, namun keduanya sebenarnya memiliki perbedaan yang signifikan.
Mari kita eksplorasi perbedaan antara dua kegiatan ini dan mengungkap manfaat kesehatan dan kejiwaannya yang luar biasa.
Hiking vs Trekking, Apa Perbedaannya?
Hiking dan trekking, meskipun sering dianggap sama, sebenarnya memiliki tujuan dan karakteristik yang berbeda.
Hiking umumnya merujuk pada perjalanan yang lebih santai dan ringan, biasanya melibatkan jalur setapak yang lebih mudah diakses.
Ini dapat dilakukan dalam satu hari atau lebih singkat, tanpa peralatan khusus yang diperlukan.
Baca Juga: Kasus korupsi proyek BTS 4G Bakti Kominfo, mantan Menkominfo Johnny G Plate divonis 15 tahun penjara
Di sisi lain, trekking sering kali merujuk pada perjalanan yang lebih panjang dan menantang. Ini melibatkan penggunaan peralatan khusus seperti tenda, peralatan masak, dan seringkali melibatkan medan yang lebih sulit.
Trekking dapat berlangsung beberapa hari atau bahkan berminggu-minggu, membawa pendaki melintasi pegunungan, hutan belantara, atau daerah terpencil lainnya.
Manfaat Kesehatan dari Hiking dan Trekking
Baik hiking maupun trekking memiliki manfaat kesehatan yang signifikan, mengingat keduanya melibatkan aktivitas fisik dan paparan alam.
Kesehatan Jantung dan Kebugaran Fisik
Kedua kegiatan ini melibatkan berjalan kaki, yang merupakan bentuk latihan aerobik yang baik.