270 Pegawai disebut berperan penting
Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Rangga Subang, Lukman Nurhakim, menyebut penghargaan tersebut tidak terlepas dari kerja keras seluruh pegawai perusahaan.
Dalam rilisnya, Lukman menyampaikan terdapat 270 pegawai Perumda Tirta Rangga Subang yang selama ini menjalankan pelayanan air bersih bagi masyarakat.
Ia juga menyebut dukungan Pemerintah Daerah dan Dewan Pengawas turut menjadi bagian dalam menjaga perusahaan tetap berada pada jalur tata kelola yang baik.
“Pencapaian ini berkat kerja keras 270 pegawai Perumda Tirta Rangga Subang yang senantiasa memberikan pelayanan air bersih terbaik untuk masyarakat, serta bimbingan Pemerintah Daerah dan Dewan Pengawas yang menjaga kami di jalur tata kelola perusahaan yang baik,” ujar Lukman.
Baca Juga: Mutasi perwira Polres Subang, Wakapolres hingga tiga Kapolsek resmi bergeser
Menurut Lukman, pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan pelayanan esensial sehingga standar kualitasnya akan terus ditingkatkan.
“Pelayanan air bersih adalah hal esensial. Penghargaan ini menjadi wujud kerja keras kami untuk terus tumbuh, berinovasi, dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Subang,” katanya.
Penghargaan jadi dorongan perluasan layanan
Winner of Prestigious BUMD Top Award 2026 diselenggarakan sebagai bentuk pengakuan publik kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), lembaga dan institusi daerah di 38 provinsi di Indonesia yang dinilai berhasil menunjukkan keunggulan industri dan inovasi.
Proses penilaian didasarkan pada nominasi daring, umpan balik masyarakat serta kinerja nyata di lapangan.
Baca Juga: Beredar video pesawat Sukhoi tergelincir di Lanud Sultan Hasanuddin Sulsel, gimana awal mulanya?
Selain kategori TOP BUMD, penghargaan juga mencakup sejumlah kategori lain, seperti TOP BPR, TOP Figure, TOP Hospital, TOP College dan TOP Leader.
Bagi Perumda Air Minum Tirta Rangga Kabupaten Subang, penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk melanjutkan peningkatan kinerja perusahaan.
Perumda Tirta Rangga berkomitmen menjadikan capaian tersebut sebagai pendorong untuk memperluas cakupan layanan air bersih, meningkatkan efisiensi operasional serta memperkuat penerapan Good Corporate Governance (GCG).