karir-bisnis

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dorong BUMDes jadi lokomotif ekonomi desa, Forum BUMDes Jabar siap roadshow

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:11 WIB
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir (batik) berbincang bersama Dewan Penasehat Forum BUMDes Jawa Barat, Urip Soeprianto atau yang akrab disapa Bos Urip (kemeja hijau), dalam kegiatan pendampingan dan pengembangan ekonomi desa berbasis BUMDes di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang, Sabtu 13 Juni 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan peran strategis Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai penggerak utama ekonomi desa yang mampu menciptakan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan pendampingan dan pengembangan ekonomi desa berbasis BUMDes yang digelar di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang, Sabtu 13 Juni 2026.

Menurut Dony, desa memiliki potensi besar yang harus dikelola secara optimal agar mampu menghasilkan nilai tambah.

Ia menekankan bahwa potensi sumber daya alam tidak boleh berhenti sebagai aset pasif, tetapi harus diolah menjadi kekuatan ekonomi produktif.

Baca Juga: Viral warga keluhkan CCTV Bundaran HI tak bisa diakses saat demo mahasiswa, Pemprov DKI: Bukan dari kanal resmi pemerintah

“Potensi dan sumber daya alam yang ada di desa harus diaktualisasikan menjadi produktivitas yang bernilai tambah," ujar Dony

"Dengan begitu, cita-cita BUMDes untuk memberdayakan ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan warga dapat terwujud,” sambungnya.

Penguatan BUMDes lewat digitalisasi dan SDM

Dony juga menyoroti pentingnya transformasi dalam tata kelola BUMDes melalui digitalisasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia menilai, BUMDes harus adaptif terhadap perkembangan teknologi agar mampu bersaing dan berkembang.

Baca Juga: ICW soroti Sony Sonjaya yang ingin jadi JC kasus dugaan jual beli titik SPPG: Biarkan dia bersuara dan membongkar

“BUMDes harus mampu mengubah harapan menjadi kenyataan melalui peningkatan kualitas SDM, tata kelola yang akuntabel berbasis digitalisasi, serta kreativitas dan inovasi dalam mengembangkan usaha,” tegasnya.

Selain itu, sektor unggulan seperti pertanian, peternakan, perikanan, hingga pariwisata disebut memiliki peluang besar untuk dikembangkan.

Bahkan, konsep desa ekspor dinilai menjadi langkah strategis dalam memperluas pasar produk desa hingga ke tingkat global.

Halaman:

Tags

Terkini