GENMILENIAL.ID – Indonesia Financial Group (IFG) menunjukkan komitmen kuatnya terhadap transformasi industri asuransi nasional melalui dukungan aktif pada penyelenggaraan AAUI Bali Rendezvous 2025, ajang tahunan yang mempertemukan pelaku industri asuransi dari dalam dan luar negeri.
Partisipasi IFG juga diperkuat oleh sejumlah anggota holding seperti Bahana TCW Investment Management, Askrindo, IFG Life, dan Nasional Re, yang turut hadir dalam forum strategis ini.
Forum bergengsi yang digagas Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) tersebut menjadi wadah penting untuk membangun jejaring, memperluas kerja sama, serta merumuskan langkah-langkah inovatif dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang dinamis.
Wujud komitmen terhadap transformasi dan tata kelola industri
Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji, menyampaikan bahwa partisipasi IFG di ajang tersebut merupakan bagian dari semangat kolaborasi dan transformasi menyeluruh di industri asuransi.
“Partisipasi IFG dalam AAUI Bali Rendezvous 2025 mencerminkan semangat kolaborasi dan transformasi," ujar Denny.
"Kami percaya, masa depan industri asuransi Indonesia bergantung pada kemampuan semua pihak untuk beradaptasi, bersinergi, dan menerapkan praktik bisnis yang berintegritas serta berkelanjutan,” sambungnya.
Baca Juga: PKB Subang dorong regenerasi politik, 503 kader muda ikuti Musancab dan Pendidikan Kader Pertama
Ia juga menambahkan, forum seperti AAUI Bali Rendezvous menjadi kesempatan penting untuk memperkuat dialog antar pemangku kepentingan, mendorong transparansi tata kelola, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap industri asuransi nasional.
Perkuat daya saing dan kolaborasi lintas sektor
Sebagai holding BUMN di bidang asuransi, penjaminan, dan investasi di bawah naungan Danantara Indonesia, IFG terus berupaya menghadirkan praktik bisnis yang sehat, transparan, dan berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang.
Denny menegaskan bahwa IFG tidak hanya fokus pada penguatan bisnis internal, tetapi juga berperan sebagai penggerak kolaborasi lintas sektor.
Baca Juga: Kang Rey tegaskan pembangunan Subang harus merata, 8,5 miliar digelontorkan untuk Blanakan