GENMILENIAL.ID – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI, Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan menegaskan pentingnya peran koperasi sebagai penopang stabilitas ekonomi di tingkat desa.
Dalam peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 yang jatuh pada 21 Juli 2025, Budi menyampaikan bahwa koperasi bukan hanya entitas ekonomi, tetapi juga pilar demokrasi yang tumbuh dari akar desa.
"Koperasi harus kita jadikan sebagai alat perjuangan, sebagai lembaga ekonomi yang berdaulat di negeri sendiri," kata Budi Gunawan, sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemenko Polhukam, Senin, 28 Juli 2025.
Pemerintah telah menetapkan 2025 sebagai tahun kebangkitan koperasi nasional, dengan mengusung tema 'Koperasi Maju, Indonesia Adil Makmur'.
Baca Juga: Diperkarakan karena dugaan pelanggaran hak cipta, Lesti Kejora: Jangan takut nyanyikan lagu top
Momentum ini, menurut Budi, selaras dengan semangat Bung Hatta yang menggagas ekonomi Pancasila melalui koperasi.
Visi ini sejalan dengan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong pembentukan 80.000 unit Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes/Kopkel) Merah Putih.
Peluncuran simbolis telah dilakukan di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Klaten, Jawa Tengah, pada 21 Juli 2025.
Dalam sambutannya di acara tersebut, Presiden Prabowo menyoroti pentingnya transparansi dan integritas dalam pengelolaan koperasi agar tidak mengulang kesalahan masa lalu.
"Dulu ada plesetan, waktu Orde Baru juga dibentuk KUD, tapi akhirnya diplesetin: Ketua Untung Duluan. Dan ini tidak boleh terjadi," kata Prabowo.
Ia juga menceritakan pengalaman pribadinya dalam membentuk koperasi di lingkungan militer, di mana praktik penyimpangan justru membuat pengurus kaya raya, sementara anggota koperasi tetap kesulitan.
Namun, Prabowo meyakini kondisi seperti itu sudah tidak lagi terjadi, khususnya di tubuh TNI di bawah pimpinan Panglima TNI Agus Subiyanto.
"Sekarang yakin, di bawah Panglima TNI sudah nggak seperti itu ya Pak Subiyanto? Sudah nggak ada kan di TNI? Bagus. Kalau saya cek ada, bagaimana?" canda Prabowo yang disambut tawa para hadirin.***