Situasi ini berpotensi memicu lonjakan harga minyak dan volatilitas pasar yang bisa berdampak ke negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.
Namun, Rosan optimistis bahwa fundamental ekonomi nasional dan diversifikasi mitra investasi menjadi kunci ketahanan Indonesia dalam menjaga arus modal masuk di tengah kondisi dunia yang dinamis.***