Peluncuran program ini juga diiringi dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian PKP, Kementerian P2MI, BPS, serta BNI dan BP Tapera sebagai lembaga penyalur pembiayaan.
BNI bahkan memfasilitasi akad kredit secara daring bagi PMI di Hong Kong dan Taiwan, serta secara luring bagi PMI yang hadir di lokasi.
Bupati Subang Reynaldi Putra Andita BR menyatakan dukungan penuh dari pemerintah daerah. Ia menyebut, program ini sejalan dengan visi Subang sebagai kabupaten maju dan kompetitif.
“Ini bukti nyata perhatian pemerintah pusat kepada pekerja migran. Kami di daerah siap bersinergi untuk menyukseskan program ini,” katanya.
Sementara itu, pengembang Perumahan Bumi Pagaden Permai 3, PT Harva Jaya Mandiri, optimistis program ini akan mendorong penjualan rumah subsidi di Subang yang dikenal memiliki banyak warga pekerja migran.
“Bersama BNI, kami siap mendukung penyaluran rumah berkualitas bagi para pahlawan devisa,” ujar GM perusahaan, Coco Mintaria.***