karir-bisnis

Subang bersiap jadi pusat industri kendaraan listrik, 50 perusahaan raksasa Tiongkok siap investasi

Jumat, 25 April 2025 | 19:59 WIB
Raja LAK Galuh Pakuan, Evi Silviadi SB dan Prof. Chen Qing Quan (Dok. Istimewa)

 

GENMILENIAL.ID – Kabupaten Subang bakal menjadi magnet investasi baru di Indonesia. Sebanyak 50 perusahaan raksasa asal Tiongkok yang bergerak di bidang kendaraan listrik dan energi terbarukan dijadwalkan akan hadir di Subang, Jawa Barat, pada Sabtu, 3 Mei 2025 mendatang.

Informasi tersebut disampaikan oleh Girang Harta Galuh Pakuan sekaligus Penggagas LinkHub Dewi Kandiati Paramesty, Tine Yowargana atau akrab disapa Tingting, mewakili Raja Lembaga Adat Karatwan Galuh Pakuan, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sanggabuana.

“50 perusahaan raksasa ini dipimpin oleh Prof. Chen Qing Quan, bapak kendaraan listrik dunia sekaligus akademisi dari Universitas Hong Kong,” ujar Tingting di Subang, Jumat 25 April 2025.

Baca Juga: PAN isyaratkan dukung Prabowo maju capres di Pilpres 2029, Zulhas: Kalau wapres kita bicara

Menurutnya, kehadiran perusahaan-perusahaan besar ini akan menjadi tonggak penting dalam pengembangan industri kendaraan listrik di Subang, Jawa Barat, bahkan nasional.

Perusahaan-perusahaan tersebut tidak hanya memproduksi kendaraan listrik, tetapi juga baterai, kecerdasan buatan (AI), energi terbarukan, serta komponen suku cadang.

"Intinya, nanti di Subang itu, perusahaan kendaraan listrik dan energi terbarukan akan menjadi yang terlengkap di dunia," ungkapnya optimis.

Tingting juga menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk dukungan Galuh Pakuan terhadap pemerintah daerah dalam mendorong percepatan investasi dan penguatan sumber daya manusia.

Baca Juga: Soal tuntutan Gibran mundur dari kursi Wapres, Wiranto blak-blakan Prabowo takut warga RI ikut gaduh

"Sebagai sesama anak bangsa, Galuh Pakuan memiliki tanggung jawab terhadap percepatan investasi dan peningkatan SDM, khususnya di Kabupaten Subang," ujarnya.

Rencana besar ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk menjadikan Subang sebagai pusat industri masa depan, seiring dengan meningkatnya kebutuhan global terhadap kendaraan ramah lingkungan dan energi hijau.***

Tags

Terkini