karir-bisnis

Pilkada Subang 2024, Purnawirawan TNI ini minta para kandidat perhatikan UMKM, ini pesanya

Senin, 16 September 2024 | 18:33 WIB
Tokoh masyarakat, Mayjen TNI (Purn) Tatang Zaenudin

GENMILENIAL.ID - Hiruk pikuk Pilkada Subang 2024 kini tengah menjadi perhatian publik dari para tokoh masyarakat, baik itu di Kabupaten Subang ataupun juga dari luar Kabupaten Subang.

Sebagai salah satu Kabupaten di Jawa Barat dengan populasi satu juta lebih penduduknya, Kabupaten Subang tentu menjadi sebuah daerah yang cukup strategis, terutama dalam pengembangan ekonomi dan UMKM.

Isu-isu kesenjangan, ketersediaan lapangan pekerjaan, pengembangan UMKM dan bonus demografi bagi penduduk Kabupaten Subang masih menjadi sebuah isu yang cukup hot dan menarik.

Tokoh masyarakat, Mayor Jenderal TNI (Purn) Tatang Zaenudin berpesan agar para calon kandidat Pilkada Subang 2024 benar-benar bisa membangun daerah dan mensejahterakan masyarakatnya.

Baca Juga: Miliki 23 kursi di DPRD Subang dan diusung 3 parpol yang punya basis kader hingga ke tingkat bawah, Elita Budiarti yakin bisa menangkan hati rakyat

“Untuk para calon ya, apalagi nanti kalau sudah jadi, seharusnya karena mereka menjabat punya tanggung jawab moral untuk membangun daerah dan mensejahterakan rakyatnya,” kata Tatang.

Lanjut Tatang, tanpa rakyat tidak mungkin ada Bupati, Walikota, ataupun Gubernur, ia pun meminta kepada siapapun yang terpilih nanti agar benar-benar memperhatikan nasib masyarakat Subang.

“Kalau nanti jadi, Bupati atau Wakil Bupati harusnya yang paling utama, yang perlu dilayani, diayomi, dilindungi, disejahterakan adalah rakyatnya, itu yang utama,” ucap Tatang.

Lelaki asal Cianjur itu juga mengatakan bahwa untuk melakukan hal tersebut tidak susah, apalagi berpikir soal biaya, sebagai seorang pemimpin, kata Tatang cukup dengan memberikan arahan.

Baca Juga: Konflik di tubuh Kadin, Menkumham Supratman tegaskan pemerintah tidak ikut campur

“Tidak susah, tidak perlu mengeluarkan duit, tapi selalu memberikan suatu arahan, khususnya kepada ibu-ibu, bapak-bapak, para pemuda dan pemudi yang mau buka usaha,” ucapnya.

Kata Tatang, di Pemerintahan itu ada bagian hal yang mengurusi soal itu, dan pemerintah harus memfasilitasi tempat

“Harusnya rakyatnya itu difasilitasi, diberikan tempat, bila perlu gak usah nyewa, karena tempat itu banyak, supaya rakyat diwilayahnya itu sejahtera,” tandasnya.

Sebagai seorang pemimpin di suatu wilayah, kata Tatang, harusnya yang namanya Bupati dan Wakil Bupati itu malu kalau daerahnya masih menyisakan banyak penduduk miskin, terlebih kalau hal tersebut sudah masuk kedalam penilaian.

Halaman:

Tags

Terkini