“Pulang BAP dicolek sama polisi, ‘di-roasting dong, mana angka delapannya mana’, begitu,” tutur Pandji.
Hingga kini, Pandji memastikan tidak menerima ancaman fisik secara langsung, meskipun ia mengakui adanya tekanan dan ancaman verbal yang ramai di media sosial.
Di tengah polemik yang berlangsung, Pandji menyatakan tetap menjalani aktivitasnya seperti biasa dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat berwenang.***