GENMILENIAL.ID — Artis Ammar Zoni kembali tersandung kasus penyalahgunaan narkoba. Kali ini, ia disebut terlibat dalam jaringan pengedaran narkoba dari dalam Rumah Tahanan (Rutan) Salemba, Jakarta Pusat.
Kasus ini terbongkar setelah petugas mencurigai aktivitas komunikasi Ammar yang tak wajar. Dari hasil penggeledahan pada 3 Januari 2025, petugas menemukan tiga paket sabu seberat 1,84 gram dan dua paket ganja seberat 24,84 gram di dalam selnya.
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) menyebut barang bukti tersebut telah diserahkan ke pihak kepolisian.
Baca Juga: Cak Imin bela renovasi Ponpes Al Khoziny pakai APBN, tantang pengkritik beri solusi
“Zero narkoba dan zero HP adalah komitmen kami,” bunyi pernyataan resmi Kementerian Imipas, Minggu, 12 Oktober 2025.
Sebagai tindak tegas, Ammar dipindahkan ke Lapas Cipinang, Jakarta Timur, dan ditempatkan di sel isolasi selama 40 hari. Ia juga dicabut hak integrasinya sebagai bentuk sanksi berat.
Mantan staf ahli Kapolri, Ricky Sitohang, menilai langkah tersebut sudah tepat. Menurutnya, Ammar seharusnya tidak lagi mendapat kesempatan rehabilitasi setelah berulang kali terlibat kasus narkoba.
“Berarti memang dia tidak pernah mau tobat,” ujar Ricky sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Selasa, 14 Oktober 2025.
Baca Juga: Praperadilan Nadiem Makarim ditolak, Kejaksaan Agung lanjutkan penyidikan kasus Chromebook
“Berikan sanksi yang berat, jangan rehab-rehab mulu, kapan sadarnya. Nggak usah rehab, rehabnya di kuburan sana aja,” tegas purnawirawan lulusan Akpol 1983 itu.
Namun, pandangan berbeda datang dari rekan sesama artis, Zeda Salim. Ia menilai Ammar justru membutuhkan pertolongan psikologis selain sanksi hukum.
“Dia butuh, yang dia butuhkan sekarang tuh cuma dua. Pertama, pertolongan Allah. Dan yang kedua, dia butuh psikiater, karena saya melihat isi otak dan hatinya bermasalah,” kata Zeda kepada wartawan di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin, 13 Oktober 2025.
Baca Juga: Keselamatan jadi fokus utama pengembangan pariwisata bahari Maluku Utara
Zeda juga menyayangkan sikap Ammar yang dianggap tak memikirkan nasib anak-anaknya. Meski kecewa, ia tetap berharap sang sahabat bisa berubah.