GENMILENIAL.ID - Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, di Lembur Pakuan, Subang, Jawa Barat, pada Minggu, 8 Juni 2025.
Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas berbagai hal mulai dari tata kelola pemerintahan hingga dinamika sosial budaya.
Dedi Mulyadi turut menceritakan pengalaman dan tantangan saat menjabat sebagai Bupati Purwakarta.
Baca Juga: Viral dugaan klitih di Terminal Concat Sleman: 3 Pelaku diamankan, 2 lain kabur bawa sajam
"Kami hanya silaturahmi, tapi sharing juga tentang pengelolaan keuangan daerah dan transparansi keuangan," ujar Dedi Mulyadi melalui unggahan di kanal YouTube KDM Channel, dikutip Selasa, 10 Juni 2025.
Sherly datang mengenakan busana serba putih, didampingi dua kolega dan anaknya.
Dalam perbincangan hangat itu, Dedi menyoroti persoalan warga Jawa Barat yang dinilainya mulai meninggalkan tradisi leluhur.
"Problem orang Jabar, mereka sudah lama meninggalkan tradisinya. Sekarang oleh saya diajakin lagi, tradisi itu bukan ketertinggalan, tapi kemajuan," ujar Dedi.
Sherly yang baru menjabat sebagai Gubernur Maluku Utara mengaku ingin belajar lebih banyak mengenai birokrasi pemerintahan.
Ia sempat bertanya perbedaan antara menjadi bupati dan gubernur.
"Beda uang, dulu sedikit, sekarang banyak. Gampang jadi gubernur, pusing jadi bupati, jadi bupati anggarannya kecil," jawab Dedi sambil bercanda.
Dedi kemudian mengungkapkan kisah masa lalu saat menghadapi tekanan kelompok tertentu yang menolak simbol budaya Sunda, termasuk penggunaan iket dan ucapan salam khas 'sampurasun'.
Baca Juga: Jelang AFF U-19 Women’s 2025, PSSI tunjuk Akira Higashiyama latih Timnas Putri Indonesia