Jawab ‘kutukan’ standing ovation juri Indonesian Idol, begini kata Anang Hermansyah: Kadang aku berpikir

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Kamis, 15 Mei 2025 | 05:46 WIB
Para juri Indonesian Idol (Instagram/indonesianidolid)
Para juri Indonesian Idol (Instagram/indonesianidolid)

GENMILENIAL.ID - Ajang pencarian bakat Indonesian Idol telah mencapai finalnya.

Di putaran terakhir Grand Final Indonesian Idol yang tayang pada Senin,12 Mei 2025 menyisakan dua peserta, yakni Fajar Noor dan Shabrina Leanor.

Untuk pengumuman pemenang, akan digelar pada Senin, 19 Mei 2025 dengan acara Result & Reunion Show.

Dalam perjalanan Indonesian Idol, penonton mempercayai adanya ‘kutukan’ standing ovation yang diberikan oleh para juru.

Baca Juga: Maia Estianty tanggapi tudingan pemenang Indonesian Idol di-setting, Judika blak-blakan ungkap alur sejak audisi sampai final

Standing ovation adalah momen ketika juri memberikan tepuk tangan sambil berdiri dari kursinya, menandakan bahwa mereka puas dengan penampilan yang diberikan.

Namun, secara kebetulan beberapa peserta yang mendapat standing ovation dari juri justru tereliminasi dan tak bisa melanjutkan ke babak selanjutnya.

Karena itu terkenal di antara penonton bahwa ada ‘kutukan’ standing ovation di Indonesian Idol.

“Kadang aku berpikir juga apa nggak perlu kita berdiri kalau bagus, kalau berdiri bagus pasti yang vote banyak, berarti subyeknya pemirsa jadi salah,” kata Anang Hermansyah, Juri Indonesian Idol dikutip dari YouTube MAIA ALELDUL TV pada Kamis, 15 Mei 2025.

Baca Juga: Ditanya kasus yang jerat Aldy Maldini, Erika Carlina: Kalau memang dirugikan, biar jadi urusanku

“Kalau suka ya suka aja, bukan masalah kita standing ovation atau tidak standing ovation, kembali ke temen-temen yang dengerin,” imbuhnya.

Anang kemudian mengatakan kalau voting dari penonton diperlukan untuk menentukan pemenang di ajang tersebut.

“Jangan terombang-ambing (standing ovation) sama juri, juri cuma 5 orang, mereka (penonton) ratusan ribu orang, kalau udah ngefans, ya diperjuangkan,” imbuhnya.

Maia dan Anang juga menyoroti tentang sistem voting yang tidak dibuka ke publik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Sumber: YouTube MAIA ALELDUL TV

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X