Anak-anak bisa mengalami kecemasan karena merasa kehilangan stabilitas dalam hidup mereka. Mereka mungkin takut tidak bisa lagi melihat salah satu orang tuanya secara rutin.
2. Rasa bersalah dan duka
Anak-anak sering kali merasa bahwa mereka adalah penyebab perceraian orang tua mereka. Hal ini dapat menyebabkan perasaan bersalah dan kesedihan yang mendalam.
Baca Juga: Kedatangannya ke rumah Baim Wong disebut kembali ditolak anak-anak, Paula Verhoeven minta didoakan
3. Penurunan prestasi akademik
Perubahan dalam keluarga dapat mengganggu konsentrasi anak di sekolah, sehingga berdampak pada prestasi akademik mereka.
4. Gangguan perilaku
Anak-anak yang mengalami perceraian orang tua cenderung lebih rentan terhadap perilaku agresif, mudah marah, atau menarik diri dari lingkungan sosialnya.
Psikolog asal Kanada, Arthur Leonoff, dalam bukunya The Good Divorce, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan emosional anak selama proses perceraian.
Menurutnya, citra mental anak tentang dirinya bersama kedua orang tua harus tetap terjaga agar tidak mengganggu perkembangan psikologisnya.***
Artikel Terkait
Viral rekaman video Baim Wong marah ke Paula Verhoeven soal uang, singgung beri ke mertua Rp100 juta tiap bulan
Baim Wong murka karena Paula Verhoeven diduga menggampangkan masalah uang, mantan asisten akui sering ubah bon belanjaan Paula
Pengacara Baim Wong klaim anak-anak menangis karena menolak bertemu Paula Verhoeven: Tidak mau dengan ibunya
Sebut Paula Verhoeven berubah sikap mengenai rencana hak asuh anak usai cerai, Baim Wong: Karena opini orang kali
Paula Verhoeven bertemu dua anaknya saat ikut hadir pemeriksaan setempat oleh Pengadilan Agama ke rumah Baim Wong: Doain aja ya
Kedatangannya ke rumah Baim Wong disebut kembali ditolak anak-anak, Paula Verhoeven minta didoakan
Akui dirinya tak pernah larang Paula bertemu anak-anak, Baim Wong: Saya laki-laki sebenarnya mau bebas