GENMILENIAL.ID - Nama Riefian Fajarsyah alias Ifan Seventeen tengah menjadi perbincangan publik setelah dikabarkan ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN).
Penunjukan ini menuai beragam reaksi dari masyarakat, khususnya dari kalangan perfilman dan industri kreatif.
Sebagai informasi, PFN merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang industri audiovisual dan perfilman Indonesia.
Seiring waktu, PFN telah bertransformasi menjadi perusahaan pembiayaan film dengan visi mendukung perkembangan industri kreatif Tanah Air.
Ifan Seventeen sendiri hingga saat ini belum memberikan konfirmasi resmi terkait kabar tersebut.
Namun, perjalanan kariernya dalam industri hiburan dan ekonomi kreatif menunjukkan bahwa ia memiliki pengalaman yang dapat diadaptasikan dalam kepemimpinan PFN.
Lahir di Yogyakarta pada 16 Maret 1983, Ifan besar di Jakarta sebelum melanjutkan pendidikan tinggi di Pontianak.
Berdasarkan informasi di Wikipedia, ia merupakan lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta tahun 2001-2005.
Baca Juga: Pastikan driver Gojek dan Grab dapat BHR dari aplikator, Kemnaker buka posko THR
Sejak usia sekolah, Ifan telah menunjukkan bakatnya di dunia musik dengan membentuk kelompok musik dan mengikuti berbagai kompetisi.
Ia bahkan pernah menjuarai festival vokal terbaik antarpelajar pada tahun 2001.
Karier profesionalnya di dunia musik dimulai ketika ia bergabung dengan Band Seventeen pada tahun 2006 setelah lolos audisi.
Selain berkecimpung di dunia musik, Ifan juga memiliki pengalaman di bidang politik.
Artikel Terkait
Pernah mengaku kecanduan obat-obatan terlarang, musisi ternama Fariz RM kembali ditangkap untuk kali keempat karena narkoba
Diperiksa polisi, Codeblu bantah skandal pemerasan bermodus ulasan makanan toko roti senilai Rp350 juta
Puluhan musisi Indonesia tuntut kepastian hukum soal royalti ke MK, mulai dari Armand Maulana hingga Bernadya
Daftar 29 musisi Indonesia yang gugat UU Hak Cipta ke MK, tuntut kejelasan sistem royalti
Ngaku dibully se-Indonesia, Codeblu akui minta imbalan kerja sama namun bukan pemerasan ke toko roti
Pasca diperiksa skandal pemerasan toko roti, Codeblu introspeksi diri: Terlalu banyak salah
Kapasitas Ifan Seventeen sebagai Dirut PFN dipertanyakan, Netizen singgung kedekatan politik dengan pemerintah pusat