Nikita Mirzani ngotot penjarakan semua keluarga Vadel dan robohkan rumah hasil renovasi dari uang Lolly

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Jumat, 21 Februari 2025 | 01:03 WIB
Vadel Badjideh saat ditetapkan sebagai tersangka (Tangkapan layar Instagram.com/nurma_dewi_)
Vadel Badjideh saat ditetapkan sebagai tersangka (Tangkapan layar Instagram.com/nurma_dewi_)

"Jangan ngomong aja, ke rumah. Nggak (khawatir), saya tunggu," ujar Umar Badjideh pada September 2024 lalu.

Keluarga Vadel diduga memeras Lolly

Tak hanya Vadel, anggota keluarganya juga diduga terlibat dalam tindakan pemerasan terhadap Lolly. Nikita perlahan mengungkapkan pengakuan putrinya, Laura Meizani Mawardi alias Lolly, tentang tindakan yang dialaminya dari Vadel dan keluarganya. 

Baca Juga: Klaim BGN kerja cepat untuk MBG, Presiden Prabowo beri target minimal 6 juta penerima manfaat hingga akhir Juli

Ia mengaku hatinya sangat hancur saat mendengar cerita sang putri.

"Ketika saya mendengarkan cerita anak saya seperti itu, hati saya tersayat-sayat," ungkap Nikita Mirzani dalam tayangan YouTube Intens Investigasi, Jumat, 14 Februari 2025.

Selain mengalami kekerasan, Lolly juga kesulitan mendapatkan makanan. 

Ia harus menunggu transferan dari keluarga Vadel karena semua penghasilan dari endorsement masuk ke rekening Martin Badjideh, kakak Vadel.

"Ternyata untuk makan saja dia harus menunggu transferan dari keluarganya Kang Semir, karena segala apapun penghasilan Laura dari endorsement dan lain-lain, masuk ke rekening Martin," ujar Nikita.

Baca Juga: Jokowi-Prabowo saling spill momen kerja bareng di Istana, soal program Makan Bergizi Gratis hingga gaya kepemimpinan unik

Bahkan, karena tidak memiliki uang, Lolly pernah terpaksa minum air keran dan makan makanan sisa dari hari sebelumnya.

"Laura itu pernah minum air keran dan dia makan makanan kemarin. Walaupun tidak basi, tapi ya gitu lah," ungkapnya.

Nikita mengaku sempat menghilang dari publik karena merasa syok mendengar pengalaman buruk yang dialami putrinya.

Ia bahkan mengatakan, jika tidak ada hukum, dirinya bisa nekat melawan keluarga Vadel Badjideh.

"Kemarin saya sempat menghilang setelah mendengar kesaksian Laura. Saya sebagai seorang ibu yang membesarkan anak tanpa pernah melakukan apa yang keluarga Kang Semir lakukan ke anak saya. Kalau tidak ada hukum, mungkin ini 'selesai', tapi karena ada hukum, ya kita jalani proses hukum saja," pungkasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X