Sinopsis film ‘28 Years Later’, perjalanan Cillian Murphy di sebuah kota kecil dengan nuansa soundtrack yang mengerikan!

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 11 Desember 2024 | 20:24 WIB
Poster Film Terbaru Sony Pictures Entertainment berjudul 28 Years Later (Instagram.com/@28yearslatermovie)
Poster Film Terbaru Sony Pictures Entertainment berjudul 28 Years Later (Instagram.com/@28yearslatermovie)

Puisi yang membayangi para tentara AS era 1903

Trailer itu juga memiliki soundtrack musikalisasi puisi tahun 1903 bertajuk 'Boots' karya penulis asal Inggris, Rudyard Kipling.

Baca Juga: Prabowo resmikan flyover Madukoro: Infrastruktur penting untuk konektivitas dan ekonomi

Puisi itu mampu membayang-bayangi para prajurit infanteri Angkatan Darat Inggris.

Dilansir dari Business Insider, siapapun yang pernah bersekolah di Akademi Bertahan Hidup, Menghindar, Perlawanan, dan Melarikan Diri atau US Navy's Survival, Evasion, Resistance, and Escape (SERE) di AS, tidak akan pernah melupakan puisi Kipling.

Tentara AS lulusan SERE, Ward Carroll bercerita tentang puisi Boots yang kerap dilantunkan berulang-ulang dengan suara yang dinilai sangat menghantuinya saat ditahan dalam sebuah sel kecil pada tahun 1984 silam.

Ternyata, puisi Boots itu memang bertujuan untuk membuat para Tentara AS dapat bertahan hidup meski berada dalam tekanan.

Baca Juga: Lampaui ekspektasi, Jamselinas XIII 2024 di Kota Malang jadi event sepeda terbesar di Asia Tenggara!

Puisi karya Kipling itu bercerita tentang perjalanan pasukan infanteri di Inggris saat menjajah sebagian wilayah Afrika.

Para prajurit itu berbaris selama berminggu-minggu tanpa tujuan yang jelas dan membuat mereka menjadi gila saat melihat sepatu boots di depan mereka.

Namun, mereka tidak dapat mengambil cuti atau pulang kampung ke Inggris karena peperangan yang berlangsung tanpa syarat pembebasan.

Berikut ini bait puisi 'Boots' karya Kipling pada tahun 1903:

Baca Juga: Ingat kasus pencabulan di Medsos: Tudingan Mario Dandy cabuli pacarnya sendiri hingga 15 orang yang ngaku jadi korban pria difabel

We're foot, slog, slog, slog, sloggin' over Africa
Foot, foot, foot, foot, sloggin' over Africa
Boots, boots, boots, boots, movin' up and down again!
There's no discharge in the war!

(Kami melangkah, melangkah, melangkah, melangkah, melangkah melintasi Afrika
Langkah, langkah, langkah, langkah, langkah, melangkah melintasi Afrika
Sepatu bot, sepatu bot, sepatu bot, sepatu bot, bergerak naik turun lagi!
Tidak ada pelepasan dalam perang!)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Sumber: Sony Pictures Entertainment

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X