Sikap percaya dapat berkembang apabila masing-maasing pasangan saling jujur dan saling menerima kekurangan satu sama lain.
Hilangnya kejujuran akan mengakibatkan ketidakpercayaan antar pasangan. Hal ini dapat berpengaruh terhadap hubungan interpersonal suami dan istri.
Kejujuran dan penerimaan dari masing-masing pasangan merupakan faktor penting dalam membangun kepercayaan dalam rumah tangga.
Kedua, Kurangnya Sikap Suportif
Sikap suportif menjadikan masing-masing pasangan saling memahami pesan yang disampaikan satu sama lain.
Kurangnya sikap suportif membuat pasangan tidak mampu memecahkan setiap permasalahan yang muncul dalam keluarga.
Terbangunnya sikap mendukung dalam rumah tangga akan menghilangkan kecemasan dari masing-masing pasangan.
Hal tersebut terbukti dengan adanya perilaku komunikasi yang terbuka dan melahirkan hubungan yang harmonis dalam keluarga.***
Artikel Terkait
Rumah tangga Desta dan Natasha Rizki menghadapi badai
Tragedi rumah tangga Desta dan Natasha Rizki, cinta yang terhempas di lautan persoalan
Diduga edarkan narkoba jenis sabu, seorang ibu rumah tangga diamankan Sat Res Narkoba Polres Subang
Hari Ibu Rumah Tangga, merayakan pilar keluarga di tengah kehidupan sehari-hari
Berkarir dari rumah? ini pekerjaan yang cocok bagi ibu rumah tangga
Marak kekerasan dalam rumah tangga, seperti apa solusinya?
Panduan dalam kehidupan rumah tangga, seperti ini kewajiban seorang istri kepada suami