Baca Juga: 27 Pejabat Polri dilantik, 23 Pati naik pangkat, Kapolda Metro menyusul
Ia menekankan bahwa pelajar tetap dapat menyampaikan pendapat, tetapi pelaksanaannya harus mengikuti aturan dan dilakukan secara etis serta bertanggung jawab.
“Kebebasan menyampaikan pendapat ada aturannya, menyampaikan pendapat dengan cara yang beretika dan tidak anarkis,” tegasnya.
Menurut Andri, penyampaian pendapat tidak seharusnya dilakukan hanya karena ikut-ikutan, terlebih jika berujung pada tindakan anarkis yang melanggar aturan.
Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi para siswa untuk memahami bahwa kebebasan menyampaikan pendapat tetap memiliki batas dan tanggung jawab.
Baca Juga: Anies sambangi rumah Mahfud di Jogja, satu hal ini bikin pertemuan mereka penuh kenangan
Sekolah sambut pembinaan karakter
Pihak MAN 2 Binong menyambut baik pembinaan yang disampaikan Polsek Binong kepada para siswa.
Kepala MAN 2 Binong menilai kegiatan tersebut menjadi langkah positif untuk memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
“Semoga melalui kegiatan ini, kita dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berkarakter, beretika, dan bertanggung jawab,” tuturnya.
Baca Juga: Kapolsek Subang ingatkan siswa SMAN 3 soal disiplin dan bahaya kenakalan remaja
Pembinaan melalui apel tersebut menempatkan pendidikan karakter sebagai bagian penting dalam kehidupan pelajar.
Selain kemampuan akademis, siswa juga diingatkan untuk menjaga etika, bertanggung jawab atas tindakan, serta tidak mudah terbawa pengaruh negatif dari lingkungan maupun media sosial.***