GENMILENIAL.ID - Prestasi membanggakan ditorehkan Chusnil Mubarok, pemuda asal Jepara, Jawa Tengah, yang berhasil meraih gelar summa cumlaude di Universitas Al-Ahgaff, Tarim, Hadhramaut, Yaman.
Ia lulus dengan capaian akademik nyaris sempurna sekaligus menjadi lulusan terbaik angkatannya.
Momen wisuda yang digelar pada Kamis, 16 April 2026 di Auditorium Mahsun, Tarim, menjadi saksi keberhasilan Chusnil setelah menempuh pendidikan selama lima tahun.
Dalam prosesi tersebut, ia tampak mengenakan alfiyah sebagai tanda kelulusan, serta dua selendang berwarna hitam dan abu-abu di bahunya.
Baca Juga: Viral ayam MBG diduga tak layak di Lampung, ortu siswa dan admin SPPG akhirnya saling memaafkan
Selendang hitam menandakan predikat cumlaude berkat nilai akademik tinggi, sementara selendang abu-abu menunjukkan keberhasilannya menghafal Al-Qur’an 30 juz.
IPK nyaris sempurna, jadi lulusan terbaik
Chusnil tercatat sebagai lulusan terbaik angkatan ke-27 Universitas Al-Ahgaff dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 4,93 dari skala maksimal 5,0.
Capaian ini menempatkannya sebagai salah satu mahasiswa dengan prestasi akademik tertinggi di kampus tersebut.
Keberhasilan ini tidak diraih secara instan. Ia menegaskan bahwa proses panjang selama 10 semester menjadi kunci utama dalam mencapai hasil maksimal.
Baca Juga: Kebakaran rumah di Tanjung Duren Jakbar tewaskan 5 orang sekeluarga, diduga terjebak asap saat tidur
Kunci sukses: Doa, konsistensi, dan ketenangan
Chusnil mengungkapkan ada tiga hal utama yang menjadi kunci keberhasilannya selama menempuh pendidikan.
“Yang pertama adalah doa orang tua dan guru. Selama 10 semester, saya tidak pernah absen meminta doa kepada kedua orang tua sebelum melaksanakan ujian,” ujarnya.