edukasi

Pendidikan berkualitas, Hidayat Nurwahid : Langkah tepat hadapi bonus demografi dan menuju Indonesia Emas 2045

Minggu, 1 Desember 2024 | 21:09 WIB
Wakil ketua MPR RI, Muhammad Hidayat Nurwahid berikan sambutan pada peresmian Kampus 4 As-Syifa, Sabtu 30 November 2024

GENMILENIAL.ID - Wakil ketua MPR RI, Muhammad Hidayat Nurwahid mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia sangat mementingkan sebuah lembaga pendidikan berkualitas, untuk menciptakan tersebut diperlukan kerja sama semua pihak.

Hal tersebut, ia sampaikan kepada awak media usai peresmian Kampus 4 As-Syifa yang terletak di Desa Kumpay, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang pada Sabtu, 30 November 2024

Hidayat juga menyebut bahwa konstitusi dan Undang-undang RI sudah memberikan koridor yang luar biasa yang menyangkut pendidikan yang berkualitas, bahkan Presiden RI Prabowo Subianto akan memulai pendidikan berkualitas pada 2025 ini.

Baca Juga: Peluncuran buku 'Gerakan Islam Berkemajuan' karya Haedar Nashir akan meriahkan Tanwir Muhammadiyah 2024 di Kupang

“Kita dengar pak Prabowo untuk tahun 2025 akan memulai menghadirkan pendidikan berkualitas pada tingkat nasional, saya kira ini semuanya perlu kita dukung,” ujarnya.

Lanjut Hidayat, Bangsa Indonesia akan menghadapi tantangan besar berupa bonus demografi, untuk memanen bonus demografi positif, hal tersebut harus selaras kesiapan kualitas SDM yang unggul.

“Jangan bonus demografi tapi kualitas SDMnya rendahan, IQ dibawah 80, terkena stunting, itu bermasalah,” paparnya.

Selanjutnya, kata Hidayat, bangsa Indonesia akan dihadapkan pada Indonesia Emas 2045, hal tersebut tentunya harus dipersiapkan dari saat ini, tidak bisa datang tiba-tiba.

Baca Juga: Dihadiri Wakil Ketua MPR RI, Kampus 4 As-Syifa diharapkan lahirkan SDM unggul paham teknologi dan nilai-nilai Al-Quran

“Kita akan bertemu dengan Indonesia Emas 2045, itu tidak bisa tiba-tiba, harus dipersiapkan, kalau kita bicara tentang sejarah maka kemerdekaan Indonesia tahun 1945 itu gak tiba-tiba,” kata Hidayat

“Dipersiapkan oleh para tokoh yang mempersiapkan diri tahun 1924, Bung Hatta, Bung Karno, Muhammad Yamin, KH. Kahar Muzakkir dan seterusnya, dan sekaranglah kita berada di tahun 2024 untuk menyelamatkan bonus demografi,” tambahnya.

Di tahun 2024 ini, lanjut Hidayat, Bangsa Indonesia harus benar-benar mempersiapkan SDM dari sekarang untuk menghadirkan Indonesia Emas di tahun 2045.

“Ini momentum yang pas untuk menyelamatkan bonus demografi supaya kita bisa betul-betul menghadirkan Indonesia emas melalui generasi emas yang dipersiapkan melalui pendidikan yang berkualitas,” jelasnya.

Tags

Terkini