Jalur pantura, khususnya di perbatasan Subang-Indramayu, memang rawan kecelakaan, termasuk di sekitar Jembatan Sewo.
Warga setempat juga mengimbau kepada para pelintas atau pemudik agar tidak berbicara sembarangan saat melintasi Jembatan Sewo.
Mitos Jembatan Sewo juga terkait erat dengan tragedi kecelakaan bus transmigran besar pada 11 Maret 1974 di Boyolali, Jawa Tengah.
Menurut cerita, para perantau berangkat ke Sumatera Selatan saat itu. Sayangnya, saat melintasi Jembatan Sewo, bus mereka menabrak sungai dan terbakar.
Sebanyak 67 penumpang dilaporkan tewas dan hanya tiga yang selamat, salah satunya masih bayi.