travel

Diduga jadi penyebab terbakarnya pesawat Air Busan, begini aturan membawa powerbank di pesawat agar tetap aman

Sabtu, 1 Februari 2025 | 04:55 WIB
Ilustrasi membawa powerbank ke dalam pesawat (Unsplash.com/Markus Winkle)

Baterai cadangan juga dilarang keras dimasukkan ke dalam bagasi terdaftar demi alasan keamanan.

Baca Juga: Penembakan 5 WNI oleh polisi Malaysia, Kemlu dan KBRI Kuala Lumpur jamin pendampingan hukum

Baterai yang lebih besar dari 160 Wh tidak diperbolehkan dibawa dalam bagasi jinjing atau bagasi terdaftar dan harus diangkut sebagai kargo sesuai dengan Peraturan Barang Berbahaya IATA. 

Meski IATA telah mengeluarkan larangan, namun beberapa maskapai memiliki aturannya sendiri terkait izin membawa powerbank atau baterai ini.

Penempatan powerbank di pesawat

Powerbank harus dibawa ke bagasi kabin, bukan bagasi terdaftar.

Risiko kebakaran karena powerbank dari baterai lithium-ion yang mudah terjadi ini bisa membuat awak kabin dengan cepat melakukan pengamanan dan penyelamatan.

Baca Juga: Coca-cola menarik produknya dari pasar Eropa karena kandungan klorat tinggi, bagaimana dengan di Indonesia?

Saat menggunakan powerbank pun ada aturannya, yaitu dilarang ketika pesawat sedang melakukan pengisian bahan bakar.

Selain itu powerbank juga dilarang digunakan saat pesawat sedang parkir di bandara.

Bagaimana cara mengemas powerbank tetap aman saat dibawa ke pesawat?

Disarankan untuk penumpang menggunakan tempat asli powerbank saat pembelian atau menggunakan kantong pelindung.

Pengemasan ini dilakukan untuk mencegah korsleting yang mungkin terjadi.

Baca Juga: Gempar banjir bandang menerjang wilayah jalur pantura Batang, begini kata BMKG soal puncak musim hujan di Jawa Tengah

Secara umum, powerbank tetap diizinkan untuk dibawa ke dalam pesawat dan digunakan saat sedang terbang.

Halaman:

Tags

Terkini