Hal ini dapat meningkatkan risiko mabuk kendaraan karena konflik antara informasi visual dari layar dengan gerakan kendaraan.
4. Pilih posisi duduk yang nyaman
Posisi duduk yang nyaman dapat membantu mengurangi gejala mabuk kendaraan.
Cobalah untuk duduk di bagian tengah kendaraan, di mana getaran dan gerakan lebih sedikit dirasakan dibandingkan dengan bagian depan atau belakang.
Baca Juga: Polsek Jalancagak amankan puluhan anggota geng motor yang terlibat tawuran di SPBU Kasomalang
5. Berkonsentrasi pada titik stabil
Saat merasa mual atau pusing, fokuskan pandangan pada titik-titik stabil di sekitar Anda, seperti horizon atau jalan lurus di depan.
Hal ini dapat membantu mengurangi sensasi mabuk kendaraan.
6. Istirahat secara teratur
Berhentilah untuk istirahat singkat setiap beberapa jam selama perjalanan.
Keluar dari kendaraan, berjalan-jalan sebentar, dan bernapas udara segar dapat membantu merilekskan tubuh dan pikiran.
7. Hindari konsumsi alkohol dan merokok
Alkohol dan merokok dapat meningkatkan risiko mabuk kendaraan.
Hindari konsumsi kedua hal tersebut selama perjalanan agar tetap fokus dan waspada saat berkendara.