Di banyak keluarga, makan malam bersama diadakan sebagai bagian dari tradisi, di mana hidangan-hidangan khas Tionghoa disajikan untuk disantap bersama-sama.
Baca Juga: Tips dan strategi sukses memulai bisnis kuliner di daerah
Selain itu, Cap Go Meh juga dipenuhi dengan berbagai kegiatan amal dan keagamaan.
Banyak tempat ibadah Buddha, Tao, dan Konghucu dihiasi dengan kembang dan lilin, sementara umat berdoa dan memberikan persembahan sebagai ungkapan syukur dan penghormatan.
Meskipun Cap Go Meh adalah perayaan akhir dari Tahun Baru Imlek, semangat dan kegembiraan yang dihadirkan oleh tradisi ini tetap membara di hati masyarakat Tionghoa.
Di tengah keanekaragaman budaya Indonesia, Cap Go Meh menjadi salah satu momen yang menyatukan berbagai etnis dan agama dalam sebuah perayaan yang meriah dan penuh makna.***