Menurutnya, Herdman dikenal sebagai pelatih yang tidak terpaku pada satu skema permainan. Fleksibilitas dan keberanian berimprovisasi menjadi ciri khas utama dalam pendekatan taktiknya.
“Dia itu sangat improvisasi,” ungkap Harpa.
Disebut mirip filosofi Pep Guardiola
Bung Harpa juga menyoroti kemiripan gaya kepelatihan John Herdman dengan Pep Guardiola, pelatih Manchester City yang dikenal dengan eksperimen taktik dan fleksibilitas strategi.
Kemiripan tersebut bukan soal gaya di pinggir lapangan, melainkan filosofi permainan yang dinamis dan adaptif terhadap lawan.
“Karakternya itu mirip-mirip Pep Guardiola, selalu berubah, sering berubah,” jelas Harpa.
“Sering eksperimen, dan kadang itu sangat dipengaruhi oleh lawannya,” sambungnya.
Baca Juga: Menkes Budi curhat mahalnya tiket pesawat ke Aceh, relawan medis terpaksa masuk lewat Malaysia
Pendekatan semacam ini dinilai berpotensi membuat permainan Timnas Indonesia lebih variatif dan sulit ditebak, terutama saat menghadapi lawan dengan karakter berbeda.
Potensi sering ubah taktik di tengah laga
Lebih lanjut, Bung Harpa memprediksi Herdman akan kerap melakukan perubahan taktik, bahkan di tengah pertandingan. Improvisasi dinilai menjadi senjata utama pelatih berusia 50 tahun tersebut.
“Banyak improvisasi yang akan dilakukan, kemungkinan besar ya,” sebutnya.
Namun demikian, Harpa mengingatkan bahwa fleksibilitas taktik pelatih harus dibarengi dengan kesiapan pemain di lapangan.
Baca Juga: Lumpur pascabanjir masih jadi PR besar, Mendagri dorong tambahan 15 ribu personel TNI-Polri