Sebaliknya, Jay Idzes mendapat pujian karena tetap menyapa penonton meski dalam kekalahan.
Waketum PSSI I, Zainudin Amali, mengatakan pihaknya menunggu laporan resmi dari manajer tim.
Baca Juga: Ammar Zoni kembali terjerat narkoba, dari sanksi berat hingga seruan butuh psikiater
“Kita tunggu keseluruhan laporan dari Pak Sumardji, karena beliau ikut sejak awal,” ujarnya di Jakarta.
3. Suara publik dan tanggung jawab Kluivert
Tagar #KluivertOut kini menjadi trending di platform X. Suporter menilai Kluivert gagal mempertahankan karakter permainan yang sebelumnya dibangun Shin Tae-yong.
Menanggapi tekanan publik, Kluivert akhirnya buka suara lewat akun Instagram-nya, @patrickkluivert9.
“Sebagai pelatih kepala, saya bertanggung jawab penuh atas kegagalan ini. Saya merasakan sakit hati dan kekecewaan yang sama seperti Anda,” tulisnya.
Baca Juga: Cak Imin bela renovasi Ponpes Al Khoziny pakai APBN, tantang pengkritik beri solusi
Ia menegaskan, meski gagal, seluruh tim telah bekerja keras dan berkomitmen membangun fondasi baru bagi masa depan sepak bola Indonesia.
4. Menanti nasib dan calon pengganti
Beberapa nama mulai mencuat sebagai kandidat pengganti jika PSSI benar-benar memutuskan berpisah dengan Kluivert.
Nama-nama seperti Jean-Paul van Gastel, Jesus Casas, dan Shin Tae-yong kembali disebut-sebut karena pengalaman dan rekam jejak mereka di level internasional.
Meski langkah Garuda terhenti, kegagalan ini diharapkan menjadi pelajaran penting untuk pembenahan sistem pembinaan dan manajemen sepak bola nasional.***