GENMILENIAL.ID – Kolaborasi unik antara dunia olahraga dan militer kembali terwujud lewat penyelenggaraan Kursus Kepelatihan Lisensi D Nasional PSSI yang digelar di Bali United Training Center, Senin, 16 Juni 2025.
Sebanyak 48 prajurit TNI Angkatan Darat (AD) mengikuti kursus ini sebagai bagian dari upaya menyiapkan pelatih-pelatih sepak bola profesional dari kalangan militer.
Program ini menjadi wujud sinergi antara PSSI dan TNI AD, dengan dukungan penuh dari klub profesional Bali United.
Baca Juga: Batik ganasan diperkenalkan sebagai identitas Subang dalam kunjungan DWP Serang
Pembukaan kegiatan dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Kajasdam IX/Udayana Kolonel Inf. Amin M. Said, Ketua Asprov PSSI Bali I Ketut Suardana, Sekjen Asprov PSSI Bali Dewa Made Teges Wirawan, serta Manajer Bali United FC Michael Gerald.
Dua instruktur atau coach educator nasional, I Gde Mahatma Dharma (Dede) dan Sandhika Pratama, memandu langsung jalannya pelatihan.
Dalam sambutannya, Kolonel Inf. Amin M. Said menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kursus ini sebagai bentuk kemajuan sepak bola nasional melalui jalur militer.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama positif antara dunia militer dan dunia olahraga profesional, khususnya sepak bola. Apresiasi juga untuk Bali United atas komitmennya dalam mendukung kemajuan sepak bola nasional,” ujar Amin.
Baca Juga: Sertifikat elektronik diusung di Subang, solusi digital atasi konflik pertanahan
Kursus Lisensi D Nasional PSSI ini merupakan yang keempat kalinya digelar di Bali United Training Center.
Pada dua edisi pertama, tercatat 90 pelatih baru telah diluluskan, sementara edisi ketiga pada awal 2025 menghasilkan 48 pelatih wanita berlisensi lewat program beasiswa.
Melalui kegiatan ini, Bali United menunjukkan konsistensinya dalam pengembangan sumber daya kepelatihan di tanah air, sekaligus menjembatani sinergi antara olahraga dan institusi militer.***