Pelatih China akui GBK menakutkan jelang hadapi Timnas Indonesia

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 6 Juni 2025 | 23:40 WIB
Pelatih Timnas China Branko Ivankovic (YouTube.com/AFC Asian Cup)
Pelatih Timnas China Branko Ivankovic (YouTube.com/AFC Asian Cup)

GENMILENIAL.ID - Pelatih Timnas China, Branko Ivankovic, mengakui tekanan yang dihadapi anak asuhnya jelang laga kontra Indonesia dalam lanjutan Kualifikasi Round 3 Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Pertandingan Indonesia vs China akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Kamis, 5 Juni 2025, pukul 20.45 WIB.

Menurut Ivankovic, atmosfer stadion GBK dikenal menakutkan dan akan memberikan tekanan tersendiri bagi tim tamu.

Baca Juga: Setelah jam malam siswa, Gubernur Jabar larang guru beri PR kepada murid

“Sebelum kami datang ke sini, kami punya pengetahuan soal stadion ini. Ini adalah kandang yang menakutkan, akan dipenuhi banyak fans Indonesia,” ujar Ivankovic dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, 5 Juni 2025.

Meski demikian, pelatih asal Kroasia itu menyebut tekanan tersebut justru bisa menjadi energi positif bagi para pemainnya.

“Saya menyuntikkan motivasi kepada pemain saya agar menjadikan tekanan menjadi motivasi. Pemain saya harus konsentrasi dan fokus untuk hasil terbaik,” katanya.

Saat ini, Indonesia menempati peringkat ke-4 klasemen Grup C dengan 9 poin, sedangkan China berada di posisi ke-6 dengan 6 poin.

Baca Juga: Kluivert pastikan Marselino absen lawan China, senang punya banyak pilihan pemain

Laga ini menjadi penting untuk menjaga peluang lolos ke putaran berikutnya.

Selama bermain di GBK dalam babak kualifikasi ini, Indonesia mencatat dua kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan.

Pada pertemuan sebelumnya, Indonesia harus mengakui keunggulan China saat bertandang ke Qingdao Youth Football Stadium, Oktober 2024 lalu.

Kala itu, Marselino Ferdinan dan kawan-kawan kalah 1-2 dari Team Dragons.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X