Latgab perdana tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antarklub dan ekstrakurikuler, mengevaluasi perkembangan teknik atlet, serta membangun kedisiplinan dan mental bertanding.
Panahan tak hanya berorientasi pada prestasi
Selain memperkuat pembinaan, PERPANI Subang ingin mengembangkan panahan sebagai bagian dari industri olahraga.
Galih menilai, kegiatan olahraga yang dikelola secara profesional berpotensi menciptakan ruang kolaborasi dengan sektor perhotelan, pariwisata, dan pelaku usaha lainnya.
“Kami tekankan, PERPANI Subang saat ini harus lebih adaptif dengan kondisi kekinian. Jadi, bukan hanya sebatas bagaimana melakukan pembinaan kepada bibit atlet hingga atlet profesional, tetapi bagaimana cabang olahraga ini bisa menjadi industri olahraga,” ungkapnya.
Baca Juga: Survei terbaru PPI: Kepuasan terhadap pemerintah Prabowo capai 65,4 persen
Ia berharap penyelenggaraan kegiatan panahan dapat memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi atlet dan pelatih, tetapi juga bagi masyarakat serta pelaku usaha di sekitar lokasi kegiatan.
“Setiap event yang digelar harus bisa memberikan dampak terhadap daerah, mendongkrak ekonomi masyarakat, menggerakkan pelaku hotel dan usaha lainnya, dan pada akhirnya berkontribusi terhadap kesejahteraan atlet serta pelatih panahan itu sendiri,” tambahnya.
Gagasan tersebut menjadi salah satu arah pengembangan PERPANI Subang untuk menghubungkan pembinaan olahraga dengan peluang ekonomi daerah.
Meski demikian, realisasinya membutuhkan program berkelanjutan dan kolaborasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi pihak-pihak yang terlibat.
Baca Juga: Amran unggul dari Teddy dan Erick Thohir, ini daftar pejabat dengan kinerja terbaik versi PPI
Ostrich Mini Zoo siapkan klub panahan
Kolaborasi dalam Latgab perdana tersebut juga membuka peluang pengembangan fasilitas latihan panahan di kawasan wisata Ostrich Mini Zoo & Resto.
Owner Ostrich Mini Zoo & Resto, Mayjen TNI Eko Susetyo, menyampaikan rencana pembentukan klub panahan di kawasan tersebut. Klub ini diharapkan menjadi tempat bagi anak-anak dan masyarakat yang ingin mengenal serta mempelajari olahraga panahan.
“Ke depannya, sebagai tindak lanjut dari Latgab ini, kami akan membuat klub panahan. Jadi, bagi anak-anak yang mau berlatih panahan bisa di Ostrich. Di kami juga ada kursus berkuda, jadi bisa sekalian,” ujar Eko, yang kini menjabat sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri (Danpussenkav).
Artikel Terkait
Penyematan sabuk Inkanas Subang 2026: 100 Karateka ikuti ujian kenaikan tingkat di Jalancagak
Terpilih aklamasi, Galih Andika nahkodai PERPANI Subang: Fokus pembinaan dan bidik prestasi Porprov 2026
Persib Tumbang 1-2 dari Persija, Kang Akur serukan bobotoh Subang jaga kondusivitas
Tiga atlet panahan Subang bawa pulang medali dari Bandung, kontingen masih punya peluang
Kang Akur dorong talenta futsal Subang tembus nasional hingga internasional, ini pesannya
Atlet panahan Subang Rafasya raih emas Kejurnas 2026 untuk Jawa Barat
Subang jadi tuan rumah perdana Kejurda LOBB Jabar, 25 daerah bersaing rebut tiket Kejurnas