Erick Thohir sampaikan permintaan maaf
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan permintaan maaf kepada publik usai kekalahan tersebut.
Melalui akun Instagram pribadinya, Erick menegaskan perjuangan Indonesia hingga ronde keempat adalah sejarah baru bagi sepak bola nasional.
“Terima kasih kepada suporter, pemain, dan ofisial atas perjuangan untuk bisa sampai Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertama kali dalam sejarah, Indonesia bisa sampai di titik sejauh ini. Kami memohon maaf mimpi masuk ke Piala Dunia belum bisa kami wujudkan,” tulis Erick.
Pria yang juga menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu menegaskan PSSI akan terus melakukan pembenahan, khususnya pada pembinaan usia muda dan sistem kompetisi agar Timnas Indonesia semakin kompetitif di masa depan.
Baca Juga: Jay Idzes: Laga kontra Irak hanya 90 menit, tapi kami bermain untuk 280 juta rakyat Indonesia
Capaian bersejarah di tengah kegagalan
Meski gagal lolos, capaian Timnas Indonesia tetap meninggalkan catatan membanggakan.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Garuda mampu menembus ronde keempat kualifikasi Piala Dunia zona Asia, prestasi yang belum pernah diraih sebelumnya.
Dengan skuad muda dan kehadiran pemain diaspora yang bermain di Eropa, pencapaian ini menjadi fondasi penting untuk membangun masa depan sepak bola Indonesia.
Kegagalan kali ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju mimpi besar melihat Garuda terbang di panggung dunia.***
Artikel Terkait
Timnas Indonesia di bawah Patrick Kluivert lawan kata mustahil di Round 4: Protes wasit ditolak, bola mati jadi senjata utama
Wasit Ahmad Al Ali kembali pimpin laga Indonesia vs Arab Saudi, netralitas dipertanyakan jelang duel di Jeddah
Skenario Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026: Antara jalan terjal dan asa yang tak pernah padam
Garuda belum jatuh: Dua skenario Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026, Kluivert Cs diminta muhasabah diri
Setelah Garuda tumbang, Shin Tae-yong resmi dipecat dari Ulsan HD
Jay Idzes: Laga kontra Irak hanya 90 menit, tapi kami bermain untuk 280 juta rakyat Indonesia
Deret kontroversi Ma Ning, wasit laga Irak vs Indonesia: Dari 3 penalti di final Piala Asia hingga rekor minor untuk Garuda