Garuda terhenti di Ronde Keempat, Erick Thohir akui belum mampu wujudkan mimpi Piala Dunia

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Minggu, 12 Oktober 2025 | 14:23 WIB
Timnas Indonesia dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Irak (Instagram/timnasindonesia)
Timnas Indonesia dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Irak (Instagram/timnasindonesia)

Erick Thohir sampaikan permintaan maaf

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan permintaan maaf kepada publik usai kekalahan tersebut.

Baca Juga: Deret kontroversi Ma Ning, wasit laga Irak vs Indonesia: Dari 3 penalti di final Piala Asia hingga rekor minor untuk Garuda

Melalui akun Instagram pribadinya, Erick menegaskan perjuangan Indonesia hingga ronde keempat adalah sejarah baru bagi sepak bola nasional.

“Terima kasih kepada suporter, pemain, dan ofisial atas perjuangan untuk bisa sampai Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertama kali dalam sejarah, Indonesia bisa sampai di titik sejauh ini. Kami memohon maaf mimpi masuk ke Piala Dunia belum bisa kami wujudkan,” tulis Erick.

Pria yang juga menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu menegaskan PSSI akan terus melakukan pembenahan, khususnya pada pembinaan usia muda dan sistem kompetisi agar Timnas Indonesia semakin kompetitif di masa depan.

Baca Juga: Jay Idzes: Laga kontra Irak hanya 90 menit, tapi kami bermain untuk 280 juta rakyat Indonesia

Capaian bersejarah di tengah kegagalan

Meski gagal lolos, capaian Timnas Indonesia tetap meninggalkan catatan membanggakan.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Garuda mampu menembus ronde keempat kualifikasi Piala Dunia zona Asia, prestasi yang belum pernah diraih sebelumnya.

Dengan skuad muda dan kehadiran pemain diaspora yang bermain di Eropa, pencapaian ini menjadi fondasi penting untuk membangun masa depan sepak bola Indonesia.

Kegagalan kali ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju mimpi besar melihat Garuda terbang di panggung dunia.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X