GENMILENIAL.ID – Menjelang duel krusial Timnas Indonesia kontra Irak di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Minggu, 12 Oktober 2025 dini hari, perhatian publik bukan hanya tertuju pada Jay Idzes dan kawan-kawan, tapi juga pada sosok pengadil lapangan Ma Ning, wasit asal China yang dikenal sarat kontroversi.
Wasit berusia 46 tahun itu ditunjuk oleh AFC untuk memimpin pertandingan yang akan digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.
Laga ini menjadi penentu nasib Garuda: kalah berarti peluang ke Piala Dunia pupus, sementara kemenangan membuka harapan menuju putaran berikutnya.
Baca Juga: Jay Idzes: Laga kontra Irak hanya 90 menit, tapi kami bermain untuk 280 juta rakyat Indonesia
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya fokus penuh tim.
“Timnas Indonesia harus segera bangkit dan fokus menghadapi laga melawan Irak,” ujarnya melalui akun Instagram, Jumat, 10 Oktober 2025.
Namun di luar itu, publik mulai menyoroti jejak panjang Ma Ning yang dikenal tegas sekaligus penuh kontroversi dalam beberapa laga besar di Asia.
3 Penalti di final Piala Asia 2023
Kontroversi terbesar Ma Ning terjadi saat final Piala Asia 2023 antara Qatar dan Yordania di Stadion Lusail, 10 Februari 2024.
Baca Juga: PT Dahana raih dua penghargaan K3 di Kalimantan Selatan, komitmen pada budaya 'zero accident'
Dalam laga tersebut, Qatar menang 3–1, dan semua golnya berasal dari tiga penalti hasil keputusan Ma Ning.
Ketiga penalti diberikan untuk pelanggaran yang memicu perdebatan tajam di kalangan publik Asia.
Wasit asal China itu bahkan sempat dijuluki 'Mr. Penalty' oleh sejumlah media Timur Tengah.
Duel panas derby Shanghai
Artikel Terkait
Kutukan Mandalika berlanjut: Marc Marquez terpelanting, cedera bahu kambuh dan Ducati rugi besar
Timnas Indonesia di bawah Patrick Kluivert lawan kata mustahil di Round 4: Protes wasit ditolak, bola mati jadi senjata utama
Wasit Ahmad Al Ali kembali pimpin laga Indonesia vs Arab Saudi, netralitas dipertanyakan jelang duel di Jeddah
Skenario Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026: Antara jalan terjal dan asa yang tak pernah padam
Garuda belum jatuh: Dua skenario Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026, Kluivert Cs diminta muhasabah diri
Setelah Garuda tumbang, Shin Tae-yong resmi dipecat dari Ulsan HD
Jay Idzes: Laga kontra Irak hanya 90 menit, tapi kami bermain untuk 280 juta rakyat Indonesia