"Mudah-mudahan ke depan kita bisa mewujudkan suatu program yang bisa menekan dampak-dampak yang menimbulkan penyakit darah tinggi atau osteoporosis," ucapnya.
Untuk darah tinggi kata Kang Lukmantias itu berkaitan dengan pola hidup, seperti kurang istirahat, dari makanan juga seperti itu, sedangkan osteoporosis terkait asupan kalsium untuk kebutuhan tulang-tulang yang sehat.
"Nanti kita akan coba identifikasi penyakit ini dengan melakukan lebih banyak tindakan yang sifatnya pencegahan," tuturnya.