Sejumlah karakteristik diperhitungkan secara bersama-sama, seperti kondisi rumah, sumber air minum, bahan bakar dan energi untuk memasak, kepemilikan aset, daya dan konsumsi listrik, komposisi keluarga, pendidikan, pekerjaan, kesehatan, serta kondisi disabilitas.
Karena itu, DTSEN perlu terus diperbarui agar data yang digunakan semakin mencerminkan kondisi masyarakat terkini.
Cara cek status bansos
Masyarakat dapat memeriksa status kepesertaan bansos melalui laman Cek Bansos milik Kementerian Sosial (Kemensos).
Baca Juga: Butuh 1.000 meter kubik air per hari, Karawang jajaki pasokan dari SPAM Ciasem-Blanakan Subang
Bagi masyarakat yang menemukan data tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, terdapat sejumlah kanal yang dapat digunakan untuk menyampaikan pembaruan.
BPS menyebut beberapa kanal tersebut, antara lain Cek Bansos, SIKS-NG melalui operator desa atau kelurahan, serta Cek DTSEN.
Meski begitu, pengajuan pembaruan data tidak secara otomatis mengubah status penerima bansos ataupun posisi desil.
Informasi yang disampaikan masyarakat tetap menjadi bagian dari proses pemutakhiran dan penghitungan berdasarkan data serta metode yang berlaku.
Baca Juga: Kapolsek Binong tekankan disiplin pelajar, taat aturan hingga waspada kecelakaan
Dengan begitu, perubahan status penerima bansos merupakan bagian dari proses pemutakhiran dan evaluasi data.
Masyarakat yang merasa kondisinya masih sesuai dengan persyaratan program tetapi mengalami perubahan status dapat memanfaatkan kanal resmi untuk menyampaikan informasi dan memperbarui data.***