news

Sistem desil jadi bayang-bayang rakyat kecil: Bagi yang dianggap 'kaya', bansos akan terhenti

Senin, 28 September 2026 | 19:23 WIB
Menyoroti sistem desil yang berpengaruh pada penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat kecil di Tanah Air (malangkota.go.id)

GENMILENIAL.ID - Perubahan desil membuat sebagian masyarakat, mulai dari pedagang kecil hingga mahasiswa, tak lagi mendapatkan bantuan sosial (bansos) pada 2026.

Sistem pengelompokan ini menjadi salah satu acuan pemerintah dalam menentukan penerima berbagai program perlindungan sosial.

Secara umum, desil merupakan metode untuk membagi distribusi data ke dalam 10 kelompok yang sama besar.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adiningar Widyasantri menyebut desil digunakan untuk mengelompokkan keluarga penerima manfaat (KPM) berdasarkan posisi relatif tingkat kesejahteraan atau karakteristik sosial ekonomi.

Baca Juga: Harga mobil listrik berpeluang lebih murah, BYD dikabarkan perluas ekspansi hingga bangun pabrik baterai sendiri

"Karena itu, angka desil perlu dipahami sebagai gambaran posisi relatif dalam pemeringkatan kesejahteraan," kata Amalia dalam keterangan resminya, Senin, 28 September 2026.

"(Hal itu) bukan sebagai ukuran tunggal kondisi ekonomi suatu keluarga," tambahnya.

Artinya, keluarga yang berada dalam satu kategori desil tidak selalu memiliki pendapatan, pengeluaran, maupun kondisi sosial ekonomi yang sama.

Apa saja pertimbangan dalam penentuan desil?

Berdasarkan keterangan BPS, pemeringkatan desil mempertimbangkan berbagai karakteristik sosial ekonomi.

Baca Juga: Butuh 1.000 meter kubik air per hari, Karawang jajaki pasokan dari SPAM Ciasem-Blanakan Subang

Di antaranya kondisi perumahan, sumber air minum, bahan bakar dan energi untuk memasak, kepemilikan aset, daya dan konsumsi listrik, komposisi keluarga, pendidikan, pekerjaan, kesehatan, serta disabilitas.

BPS menggunakan metode statistik Proxy Means Test (PMT) untuk mengestimasi tingkat kesejahteraan keluarga berdasarkan karakteristik yang dapat diamati.

Hasilnya, keluarga dibagi ke dalam 10 kelompok desil. Masing-masing kelompok mencakup sekitar 10 persen keluarga.

Halaman:

Tags

Terkini