news

Bayang-bayang suspend berat dan pencopotan kepala SPPG, buntut keracunan MBG di Ponpes Manba'ul Hikam

Kamis, 3 September 2026 | 13:47 WIB
Saksi dari BGN untuk SPPG Kalitengah, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur usai kasus keracunan MBG di Ponpes Manba'ul Hikam (Threads/vivinsy24)

Di tengah penanganan kasus tersebut, BGN menyatakan fokus pada kondisi kesehatan para santri yang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Sidoarjo.

Baca Juga: Kapolda Jabar cek lahan bawang putih di Subang, program ketahanan pangan didorong makin produktif

BGN lakukan investigasi internal

Ketut juga menjelaskan bahwa Kepala BGN Sudaryono telah berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk kepala daerah dan pimpinan Ponpes Manba’ul Hikam.

BGN kemudian melakukan penyelidikan internal untuk mengetahui penyebab dugaan keracunan yang dialami para santri.

“Kemudian, kami juga melakukan tindakan-tindakan internal, pertama, investigasi dengan dinas kesehatan terkait dan hasilnya nanti akan kita umumkan apa yang menyebabkan keracunan,” terangnya.

Investigasi tersebut dilakukan bersama dinas kesehatan terkait. Hasil penyelidikan nantinya akan diumumkan untuk mengetahui penyebab keracunan yang terjadi setelah para santri menyantap menu MBG.

Baca Juga: Metode PM-AAS diklaim dongkrak produksi padi hingga 12 ton per hektare, Subang siapkan lahan cetak sawah baru

Sebanyak 512 santri jadi korban

Dalam kesempatan yang sama, Ketut menyebut jumlah santri yang menjadi korban dugaan keracunan MBG mencapai 512 orang.

Dari jumlah tersebut, sekitar 80 santri masih menjalani perawatan. Sementara 312 santri lainnya telah keluar dari rumah sakit dan tercatat sembuh.

“Yang masih dilakukan perawatan sekitar 80 orang dan sudah keluar dari rumah sakit yang dicatatkan sembuh sebanyak 312 orang,” paparnya.

Sebelumnya, para santri yang mengalami gejala dugaan keracunan mendapat perawatan di delapan rumah sakit di wilayah Sidoarjo.

Baca Juga: Duh! Kades wanita di Tambun diduga mesra dengan politisi dalam lift: Antara 'main api' atau sekadar prasangka

Rumah sakit tersebut yakni RSUD Notopuro Sidoarjo, RS Siti Hajar, RSU Aisyiyah Siti Fatimah, RS Delta Surya, RS Pusura, RS Pusdik Bhayangkara Porong, RS Arafah Anwar Medika, dan RS Anwar Medika.

Halaman:

Tags

Terkini