SPPG akan diperiksa
Dugaan keracunan tersebut juga menjadi perhatian pemerintah daerah karena makanan MBG yang dikonsumsi para santri berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Subandi menyatakan akan melakukan evaluasi dan peninjauan langsung terhadap SPPG yang berada di wilayah Tanggulangin.
“Besok kita akan cek ke lokasi SPPG yang ada di Tanggulangin, kenapa sampai terjadi seperti ini,” tegas Subandi.
“Tugas kita sebagai kepala daerah adalah pengawasan,” tandasnya.
Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan lanjutan dari pihak rumah sakit maupun otoritas pemerintah di Sidoarjo mengenai penyebab pasti dugaan keracunan yang dialami para santri Manbhaul Hikam setelah menyantap MBG.***