news

Intelijen Ukraina ungkap 8 WNI yang direkrut tentara Rusia, sebut sebagai garda depan saat perang tanpa pelatihan

Selasa, 1 September 2026 | 23:51 WIB
Ilustrasi - 8 WNI diduga telah direkrut menjadi tentara Rusia (Unsplash/pavel3g)

GENMILENIAL.ID — Badan Intelijen Luar Negeri Ukraina atau Sluzhba zovnishn'oyi rozvidky Ukrayiny (SZRU) mengklaim ada delapan warga negara Indonesia (WNI) yang telah direkrut menjadi tentara Rusia.

Intelijen Ukraina menyebut para WNI tersebut akan ditempatkan di garis depan saat perang meski disebut tidak mendapatkan pelatihan sama sekali.

Kabar mengenai perekrutan WNI menjadi tentara Rusia tersebut juga mendapat perhatian dari DPR RI.

Baca Juga: Pelepasan damkar mendadak disorot usai dinilai terlalu seremonial di tengah karhutla yang landa wilayah Kalteng

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad membenarkan adanya informasi mengenai WNI yang direkrut menjadi tentara Rusia.

Hal tersebut disampaikan Dasco saat konferensi pers bersama pimpinan DPR RI lainnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 1 September 2026.

Perekrutan disebut berawal dari tawaran gaji besar

Dasco mengungkapkan informasi mengenai perekrutan WNI tersebut diperolehnya dari otoritas intelijen Indonesia.

Menurut informasi yang diterima, perekrutan dilakukan oleh negara pihak ketiga dengan menawarkan lowongan pekerjaan yang disebut sebagai satuan pengamanan maupun tenaga administrasi.

Baca Juga: 114 Unit rumah terbakar di Batu Ceper Jakarta Pusat, Damkar: Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan polisi

Para calon pekerja kemudian disebut mendapatkan iming-iming gaji besar sebelum akhirnya dikirim untuk menjadi tentara.

“Jadi, kami mendapatkan informasi dari otoritas intelijen kita bahwa perekrutan tentara itu kemudian dilakukan oleh negara pihak ketiga,” ujar Dasco kepada awak media usai Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 1 September 2026.

“Kemudian membuat seolah-olah itu adalah lowongan satuan pengamanan ataupun kemudian tenaga administrasi yang diiming-imingi oleh gaji yang besar,” lanjutnya.

Dasco mengatakan WNI yang tertarik dengan tawaran tersebut kemudian melanjutkan proses pendaftaran.

Halaman:

Tags

Terkini