GENMILENIAL.ID – Bupati Sumedang sekaligus Ketua Dewan Penasehat Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (PW GP Ansor) Jawa Barat, Dony Ahmad Munir, menilai kaderisasi menjadi bagian penting dalam menyiapkan pemimpin masa depan.
Hal tersebut disampaikan Dony saat menghadiri rangkaian kaderisasi GP Ansor Jawa Barat di Kampung Wisata Cigarukgak, Desa Sidamulya, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang, Selasa, 11 Agustus 2026.
Kegiatan yang digelar PW GP Ansor Jawa Barat tersebut mencakup Latihan Instruktur (LI) 1 Angkatan VI, Kursus Pelatih (Suspelat) 1 Angkatan IV Banser, serta Dirosah Wustho Angkatan II.
Baca Juga: Hadiri kaderisasi GP Ansor Jabar, Kang Akur titip pesan soal ekonomi masyarakat
Sebanyak 164 peserta mengikuti tiga agenda kaderisasi yang berlangsung hingga Sabtu, 15 Agustus 2026.
Menurut Dony, proses kaderisasi yang dilakukan secara sistematis dapat meningkatkan kemampuan sekaligus membentuk karakter para kader.
Dony sebut kaderisasi bentuk kompetensi dan karakter
Dony mengaku bersyukur melihat GP Ansor terus menjalankan proses kaderisasi untuk menyiapkan kader yang dapat berkontribusi bagi masyarakat.
"Ya saya bersyukur ya, berbahagia Ansor dengan efektif kaderisasinya karena untuk masyarakat pemimpin harus ada kaderisasi," ujar Dony.
Baca Juga: ESAI: Berkah Tuhan vs monopoli materi
Ia menjelaskan, kaderisasi tidak hanya memberikan pengetahuan organisasi. Para peserta juga mendapatkan tambahan kompetensi, pengalaman, serta jaringan yang dapat menjadi bekal dalam menjalankan peran di tengah masyarakat.
"Dengan kaderisasi ini akan menambah kompetensinya, pengetahuannya nambah, pengalamannya nambah, jaringannya nambah ini akan membentuk karakter kader Ansor," katanya.
Dony melihat pola kaderisasi yang dilakukan GP Ansor sudah berjalan secara sistemik. Karena itu, menurutnya, Ansor dan Banser perlu terus memperkuat proses tersebut agar mampu melahirkan kader yang siap menjadi pemimpin di masa mendatang.
Baca Juga: Subang jadi pusat kaderisasi GP Ansor Jabar, 164 peserta ikuti tiga agenda kaderisasi