Istana hormati keputusan mundur
Terkait keputusan mundur tersebut, Prasetyo menegaskan bahwa pihak Istana menghormati pilihan yang diambil Nanik.
Menurutnya, kondisi kesehatan merupakan hal pribadi yang tidak bisa dipaksakan oleh pihak lain.
“Kita tidak bisa memaksakan, karena yang paling memahami kondisi pribadinya adalah yang bersangkutan,” ujarnya.
Ia juga menilai langkah Nanik sebagai bentuk sikap tanggung jawab dan kebesaran jiwa.
Sempat pimpin BGN selama 1,5 bulan
Meski hanya menjabat sekitar 1,5 bulan, Prasetyo menyebut Nanik telah melakukan sejumlah langkah dan gebrakan bersama jajaran pimpinan lainnya di BGN.
Sebelumnya, Nanik juga sempat menyampaikan pesan pamit melalui akun Facebook pribadinya.
Dalam unggahan tersebut, ia mengungkapkan alasan pengunduran dirinya serta rencana menjalani pengobatan.
Ia juga menyebut Presiden tetap memintanya untuk ikut mengawasi jalannya BGN.
Adapun posisi Kepala BGN yang ditinggalkan Nanik kini akan diisi oleh Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono.***