“Yang bisa membuktikan Aisyah adalah keponakan saya, akan saya beri hadiah umrah gratis, kalau dia beragama Islam,” kata Dody.
“Gue kasih sayembara kalau lu bisa buktikan, gue kasih umrah satu keluarga lu semua,” lanjutnya.
Ia juga memberikan batas waktu selama satu bulan bagi siapa pun yang dapat membuktikan tudingan tersebut.
“Gue kasih waktu sebulan ya,” tambahnya.
Baca Juga: 'Mismatch' pendidikan makin nyata: Sekolah dituntut berubah, masyarakat masih terjebak pola lama
Awal mula polemik surat dinas ke New York
Sebelumnya, publik dihebohkan dengan beredarnya surat perjalanan dinas Menteri PU Dody Hanggodo untuk menghadiri forum internasional di New York, Amerika Serikat, pada 13–19 Juli 2026.
Perhatian publik tertuju pada lampiran surat yang mencantumkan nama istri Dody, Irma Hermawati, serta anaknya, Aurellia Tsabitha Meidirama.
Hal ini memicu dugaan bahwa perjalanan tersebut turut membawa keluarga untuk kepentingan di luar agenda resmi, bahkan dikaitkan dengan Final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife.
Baca Juga: Rebut pengelolaan Sari Ater, Kang Rey buka 'beauty contest' : Siapa berani tawar PAD tertinggi?
Kementerian tegaskan tak gunakan APBN
Menanggapi polemik tersebut, Sekjen Kementerian PU Apri Artoto menegaskan bahwa pembiayaan untuk keluarga tidak menggunakan anggaran negara.
“Untuk pembiayaan terhadap keluarga, itu tidak akan menggunakan dana APBN. Kalau memang ada pemberangkatan dari anggota keluarga, maka pembiayaan akan menggunakan dana pribadi,” tegas Apri.
Pernyataan ini diharapkan dapat meredam spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.***