"Presiden melihat persoalan bukan hanya di permukaan, tetapi sampai sangat fundamental," ujarnya.
Karena itu, menurutnya, penting untuk mendokumentasikan berbagai kebijakan tersebut dalam format sederhana agar mudah dipahami oleh masyarakat dan media.
Dirancang sederhana agar tak ‘Lost Track’
Sementara itu, Dirgayuza Setiawan menyebut buku ini disusun untuk memetakan kebijakan pemerintah secara sistematis.
Ia menilai banyaknya program dalam waktu singkat membuat publik kesulitan mengikuti perkembangan.
"Nah jadi kami mencoba memetakan dan ternyata ada 108 solusi yang sudah dihadirkan oleh Bapak Presiden," jelasnya.
Baca Juga: Gus Miftah soroti pelaksanaan MBG, ingatkan pejabat dan petugas SPPG jaga amanah program presiden
Dirgayuza juga menyoroti bahwa derasnya arus informasi di media sosial membuat banyak capaian pemerintah tidak terdokumentasi secara utuh.
"Bahkan mungkin pejabat-pejabat di lingkungan kabinet pun lost track Bapak Presiden sudah melakukan apa saja," ungkapnya.
Ia menambahkan, buku ini disusun tanpa pendekatan teoritis, melainkan langsung pada permasalahan, solusi, serta data pendukung agar lebih mudah dipahami.
Ajak publik lihat fakta secara utuh
Asisten Khusus Presiden, Agung Gumilar Saputra, menegaskan bahwa buku tersebut dirancang agar mudah dipahami masyarakat luas.
Baca Juga: 32 Kasus narkoba terbongkar di Subang, 33 tersangka diamankan dalam 3 bulan, sabu dominasi
"Buku ini kami desain supaya mudah dipahami," ujarnya.