news

Beda sikap MPR dan serikat guru soal permintaan maaf juri LCC usai kontroversi nilai minus 5

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:02 WIB
Menyoroti pernyataan sikap MPR RI terkait dewan juri yang terlibat kontroversi pada ajang final LCC di Kalimantan Barat (YouTube.com/MPR RI)

Menurutnya, hal itu justru dapat memberikan pesan yang kurang baik, terutama bagi pelajar, seolah kesalahan individu dapat ditanggung oleh lembaga.

Ia bahkan menyarankan agar pihak yang bersangkutan datang langsung ke sekolah untuk menyampaikan permintaan maaf kepada para siswa.

Baca Juga: Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Presiden genjot ketahanan pangan, Kapolres Subang siap kawal program

Sikap MPR: Sudah diwakili institusi

Di sisi lain, Ketua MPR RI Ahmad Muzani memiliki pandangan berbeda.

Ia menyebut bahwa permintaan maaf yang telah disampaikan oleh pimpinan dan Sekretariat Jenderal MPR RI sudah mewakili seluruh pihak, termasuk para juri.

Menurutnya, kegiatan LCC tersebut merupakan agenda kelembagaan, sehingga tanggung jawab juga berada pada institusi, bukan individu semata.

Pernyataan ini menegaskan adanya perbedaan sikap antara pihak MPR dan kalangan pendidik terkait bentuk pertanggungjawaban atas kontroversi tersebut.***

Halaman:

Tags

Terkini