Dilaporkan, empat unit sepeda motor dibakar, sementara sejumlah barang dari dalam rumah turut dirusak dan dikeluarkan.
Bangunan rumah juga sempat dibakar, namun api tidak langsung membesar karena struktur bangunan terbuat dari beton.
Baca Juga: Viral siswa SDN Tando Manggarai Barat belajar di bawah pohon, fasilitas minim tuai sorotan
Tempat dugem jadi sasaran berikutnya
Sehari setelah insiden tersebut, massa kembali mendatangi bangunan lain yang diduga menjadi tempat hiburan malam.
Dalam video yang beredar, terlihat kerumunan warga merusak rumah yang disebut sebagai tempat “family karaoke” yang diduga berkaitan dengan aktivitas dugem dan transaksi narkoba.
“Ini apa, mohon kerja samanya,” ujar salah seorang warga di hadapan aparat sambil menunjukkan barang bukti.
Polisi tegaskan tolak aksi anarkis
Kapolres Rokan Hilir, AKBP Isa Imam Syahroni, menyatakan pihaknya memahami keresahan masyarakat terkait peredaran narkoba.
Baca Juga: Viral wisatawan terjebak banjir di Curug Gomblang Banyumas, ini kronologi dan penjelasan petugas
Namun, ia menegaskan bahwa tindakan main hakim sendiri tidak dapat dibenarkan.
“Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat dalam memerangi narkoba,” ujarnya.
“Namun, tindakan anarkis dan perusakan tidak dapat dibenarkan secara hukum, penegakan hukum adalah kewenangan aparat,” tegasnya.
Hingga saat ini, belum ada keterangan lanjutan terkait penanganan kasus tersebut. Polisi bersama pemerintah daerah disebut tengah melakukan dialog dengan masyarakat guna menjaga situasi tetap kondusif.***