Nama Ignasius Jonan kembali mencuat seiring polemik proyek Whoosh. Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio mengungkapkan, Jonan termasuk sosok yang sejak awal menolak proyek tersebut saat menjabat sebagai Menteri Perhubungan di era Presiden Joko Widodo.
“Saat itu dua orang yang menolak Whoosh, satu Ignasius Jonan, dua saya. Dia bilang nggak setuju karena terlalu mahal dan konsesinya langsung 50 tahun,” kata Agus dalam podcast Abraham Samad Speak Up, 26 Oktober 2025.
Mahfud MD: Pemecatan Jonan adalah hak prerogatif presiden
Mantan Menko Polhukam Mahfud MD sebelumnya juga menyinggung kisah pemecatan Jonan terkait penolakannya terhadap proyek Whoosh.
“Pak Jonan tidak setuju, lalu diberhentikan. Apakah itu salah? Tidak. Itu hak prerogatif presiden,” ujar Mahfud.
Mahfud menjelaskan, perubahan skema proyek dari kerja sama pemerintah antarnegara (G-to-G) menjadi proyek komersial dengan Tiongkok menjadi salah satu titik awal perbedaan pandangan kala itu.
Kini, ketika isu Whoosh kembali mencuat di masa pemerintahan Prabowo, kehadiran Jonan di Istana memunculkan berbagai tafsir publik, apakah sekadar pertemuan silaturahmi, atau sinyal awal keterlibatan kembali sosok profesional itu dalam urusan strategis negara.***